SMK PGRI 2 PONOROGO


Salah satu sekolah SMK swasta yang berada di Indonesia yang mempunyai slogan "Disiplin Adalah Kunci Sukses" 

Pada tahun 1984 diprakarsai oleh H.S. Pirngadi, B.A dan rekan - rekan SMK PGRI 2 Ponorogo berdiri dengan nama sebelumnya yaitu STM PGRI Ponorogo sebelumnya menempati gedung milik sekolah lain yaitu di SD Keniten I dan II untuk pelajaran teori dan untuk praktek di ST Negeri Ponorogo yang sekarang dikenal dengan nama SMPN 5 Ponorogo.


Pada saat itu STM PGRI Ponorogo hanya membuka beberapa jurusan diantaranya :
  • Jurusan Mesin
  • Jurusan Listrik 
  • Jurusan Bangunan
Kemudian pada tahun 1987 STM PGRI Ponorogo melaksanakan akreditasi dengan jenjang "diakui", dengan perkembangan yang begitu baik maka pada tahun 1990 kegiatan belajar mengajar pindah dari SD Keniten ke ST Negeri Ponorogo.

Pada perkembangannya untuk menuju sekolah yang mempunyai slogan "disiplin adalah kunci sukses" dan etos kerja tinggi maka pada tahun 1990 STM PGRI Ponorogo mulai berdiri diatas lahan sendiri dan mempunyai gedung sendiri di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, atau lebih tepatnya disebelah selatan pabrik es "Salju Buana"  dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar pagi dan siang hari akan tetapi teori tetap dilaksanakan di ST Negeri Ponorogo. 

Seiring berkembangnya sekolah pada Tahun Pelajaran 1991/1992 STM PGRI Ponorogo menambah jurusan Otomotif yang menerima 5 kelas dan dalam kegiatan praktek bekerjasama dengan KLK (sekarang BLK-UKM Ponorogo) di Karanglo Lor.

Berkat kerja keras dari jajaran staff guru dan karyawan pada tahun 1992 STM PGRI mendapat kepercayaan pemerintah mendapatkan dana hibah dari IPTN (Industri Pesawat Terbang Nurtanio) yang sekarang bernama PT. Dirgantara Indonesia dan Bapak B.J. Habibie sebagai presiden direktur saat itu, IPTN memberikan bantuan berupa mesin bor radial, mesin honing dan mesin bor kolom.

Untuk hal akreditasi STM PGRI Ponorogo terus berbenah maka pada tahun 2000/2001 STM PGRI berubah nama dari STM PGRI Ponorogo menjadi SMK PGRI PONOROGO elah terakreditasi dengan status "disamakan".

Tidak tanggung - tanggung setelah dipercaya oleh pemerintah sebagai sekolah swasta terbaik maka SMK PGRI 2 Ponorogo pada tahun 2002 juga mendapatkan kepercayaan dari negara di kawasan eropa yaitu Austria, oleh pemerintah Austria SMK PGRI 2 Ponorogo mendapatkan bantuan peralatan praktek dengan total nilai 2,4 milyar rupiah. selain mendapatkan bantuan peralatan praktek SMK PGRI 2 Ponorogo pada tahun 2005 juga mendapatkan bantuan tenaga pengajar asing dari sukarelawan Korea.

Kemudian pada tahun 2006/2007 status sekolah SMK PGRI 2 Ponorogo berubah menjadi "akreditasi A". Semakin hari semakin terbukti lebih maju pada tahun 2011/2012 SMK PGRI 2 Ponorogo menggandeng badan akreditasi internasional yaitu TUV Nord Indonesia, pada saat itu juga SMK PGRI 2 Ponorogo dinyatakan sebagai sekolah mendapatkan sertifikat internasional dan diakui sebagai sekolah yang mempunyai standar internasioanal.

Dan untuk saat ini SMK PGRI 2 Ponorogo sudah mempunyai beberapa Kompetensi Keahlian diantaranya yaitu :
  • Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan (TPM)
  • Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
  • Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM)
  • Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
  • Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat (TAB)
  • Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
  • Kompetensi Keahlian Multimedia (MM)
dengan total siswa dari kelas X, XI dan XII kurang lebih sebanyak 2500 siswa dan menjadi sekolah kejuruan swasta di Indonesia yang menyandang sebagai siswa terbanyak dan siswa yang mempunyai disiplin yang tinggi.

SMK PGRI 2 Ponorogo Terbukti Lebih Maju, Tidak Tertib Tidak Baik.. 





No comments